Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran Pabrik di Pengkol Jepara, 10 Mesin Produksi dan Bahan Baku Ikut Terbakar Patroli Polsek Keling Sasar Bumdes Jlegong, Antisipasi 3C 150 Anak Ikuti Lomba Kolase Jepara Bertema Kemaritiman Sri Rahayu Bersama DPMD Karawang Perkuat Kesiapan Pilkades Digital di 11 Desa Apresiasi Kejari Karawang, LPKSM SATRIA Kawal Kasus PT BAS hingga Tuntas

Daerah · 22 Sep 2026 12:53 WIB ·

Kebakaran Pabrik di Pengkol Jepara, 10 Mesin Produksi dan Bahan Baku Ikut Terbakar


					Kebakaran Pabrik di Pengkol Jepara, 10 Mesin Produksi dan Bahan Baku Ikut Terbakar Perbesar

Kebakaran Pabrik di Pengkol Jepara, 10 Mesin Produksi dan Bahan Baku Ikut Terbakar

Pabrik produsen bahan baku obat nyamuk PT Sinar Matahari Nasional di Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, terbakar pada Senin (21/9/2026). Kebakaran menghanguskan sejumlah mesin produksi dan bahan baku dengan kerugian sementara ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Peristiwa kebakaran terjadi saat aktivitas produksi di dalam pabrik masih berlangsung. Perusahaan tersebut diketahui memproduksi bahan baku obat nyamuk dengan memanfaatkan batok kelapa dan grajen kayu yang diolah menjadi bahan lebih halus untuk kebutuhan produksi.

Kebakaran Diduga Berawal dari Korsleting Mesin

Kebakaran diketahui sekitar pukul 11.30 WIB. Seorang karyawan shift pagi melihat adanya korsleting listrik pada mesin nomor 9 yang berada di ruang produksi.

Percikan api dari mesin tersebut kemudian menyambar serbuk grajen dan batok kelapa yang menempel di bagian atap bangunan. Material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar.

Kobaran api kemudian merambat ke bagian ruang produksi dan area penyimpanan bahan baku. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama.

Sejumlah Mesin Produksi Terbakar

Di dalam ruang produksi terdapat sedikitnya enam mesin penggiling batok kelapa dan empat mesin penggiling grajen. Mesin-mesin tersebut ikut terdampak kobaran api.

Selain mesin produksi, sejumlah bahan baku yang sudah siap dikirim juga terbakar. Tumpukan batok kelapa yang tersimpan di area pabrik turut menjadi material yang membuat api sulit dipadamkan.

Besarnya material yang terbakar membuat petugas harus melakukan penanganan secara bertahap untuk memastikan api tidak kembali muncul.

Damkar Kerahkan Tujuh Unit Mobil Pemadam

Kepala Satpol PP dan Damkar Jepara, Samiadji, mengatakan proses pemadaman berlangsung lebih dari lima jam.

Petugas mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran untuk mengatasi kobaran api dan melakukan pendinginan di lokasi.

Menurutnya, salah satu kendala dalam proses pemadaman adalah banyaknya tumpukan batok kelapa yang mudah terbakar. Api tidak hanya berada di permukaan, tetapi juga merambat menjadi bara di bagian dalam tumpukan.

Ekskavator Bongkar Tumpukan Batok Kelapa

Untuk memastikan bara api dapat dijangkau, petugas menggunakan satu unit ekskavator. Alat berat tersebut digunakan untuk membongkar dan mengurai tumpukan batok kelapa.

Pembongkaran dilakukan agar petugas dapat menemukan bagian tumpukan yang masih menyimpan bara api. Setelah material dibongkar, petugas melakukan penyiraman dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.

Proses tersebut dilakukan secara berulang hingga kondisi di dalam tumpukan material dinyatakan aman.

Kerugian Lebih dari Rp1 Miliar

Kebakaran menyebabkan sejumlah mesin produksi mengalami kerusakan. Bahan baku dalam jumlah cukup banyak juga ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

Kerugian sementara ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar. Namun, nilai tersebut masih dapat berubah karena pendataan terhadap seluruh kerusakan dan bahan baku yang terbakar masih dilakukan.

Pihak terkait masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara keseluruhan dampak kebakaran terhadap fasilitas produksi PT Sinar Matahari Nasional.

Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan di sejumlah titik.

Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa di dalam tumpukan batok kelapa maupun material produksi lainnya.

Hingga proses penanganan selesai, petugas memastikan kondisi lokasi telah aman dan tidak terdapat kobaran api yang kembali membesar.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Patroli Polsek Keling Sasar Bumdes Jlegong, Antisipasi 3C

15 September 2026 - 15:07 WIB

Patroli Polsek Keling di Bumdes Jlegong Jepara

150 Anak Ikuti Lomba Kolase Jepara Bertema Kemaritiman

15 September 2026 - 14:58 WIB

Anak mengikuti lomba kolase Jepara bertema kemaritiman

Sri Rahayu Bersama DPMD Karawang Perkuat Kesiapan Pilkades Digital di 11 Desa

7 September 2026 - 14:11 WIB

Apresiasi Kejari Karawang, LPKSM SATRIA Kawal Kasus PT BAS hingga Tuntas

7 September 2026 - 13:21 WIB

Respons Cepat Abu Vulkanik, PSI Karawang Salurkan Masker

7 September 2026 - 12:25 WIB

Audiensi dengan LPKSM SATRIA, Kajari Karawang Bicara Nasib Konsumen Kartika Residence

7 September 2026 - 06:09 WIB

Trending di Daerah