Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran Pabrik di Pengkol Jepara, 10 Mesin Produksi dan Bahan Baku Ikut Terbakar Patroli Polsek Keling Sasar Bumdes Jlegong, Antisipasi 3C 150 Anak Ikuti Lomba Kolase Jepara Bertema Kemaritiman Sri Rahayu Bersama DPMD Karawang Perkuat Kesiapan Pilkades Digital di 11 Desa Apresiasi Kejari Karawang, LPKSM SATRIA Kawal Kasus PT BAS hingga Tuntas

Daerah · 15 Sep 2026 14:58 WIB ·

150 Anak Ikuti Lomba Kolase Jepara Bertema Kemaritiman


					Peserta menunjukkan hasil karya kolase bertema kemaritiman dalam kegiatan di Desa Senenan, Jepara. Perbesar

Peserta menunjukkan hasil karya kolase bertema kemaritiman dalam kegiatan di Desa Senenan, Jepara.

JEPARA – Sebanyak 150 anak mengikuti lomba kolase Jepara dengan tema kemaritiman dan motif ukir di Desa Senenan, Kecamatan Tahunan, Selasa (15/9/2026). Para peserta menggunakan serbuk kayu sebagai bahan utama untuk membuat karya. Kegiatan ini menjadi sarana bagi anak untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenal lingkungan dan budaya Jepara.

Lomba kolase Jepara tersebut digelar oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Jepara bersama PT Pegadaian Cabang Jepara.

Peserta berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Jepara. Setiap kecamatan mengirimkan 10 anak untuk mengikuti lomba.

Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah “Kemaritiman Dalam Motif Ukir, Anak Berkarya, Keluarga Berdaya: Dari Kolase Jadi Cerita Bersama Tring!”

Selain lomba, kegiatan juga diisi dengan parenting untuk orang tua peserta. Dengan demikian, anak dan orang tua sama-sama mendapatkan kegiatan yang bermanfaat.

Lomba Kolase Melatih Kreativitas Anak

Ketua IGTKI Kabupaten Jepara Harimurti mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mencari pemenang. Lomba kolase juga dirancang untuk membantu perkembangan anak.

Menurut Harimurti, kegiatan berkarya dapat melatih motorik halus. Selain itu, anak belajar meningkatkan kesabaran dan konsentrasi.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membangun rasa percaya diri. Anak diberi kesempatan untuk menghasilkan karya sesuai dengan kreativitas mereka.

“Lomba ini mempunyai tujuan bukan hanya sekadar untuk lomba, tetapi ada kegiatan untuk melatih motorik halus, meningkatkan kesabaran, konsentrasi dan membangun rasa percaya diri sehingga anak ini dapat berkarya,” tuturnya.

Manfaatkan Serbuk Kayu untuk Berkarya

Harimurti menjelaskan, serbuk kayu dipilih sebagai salah satu bahan dalam kegiatan tersebut. Penggunaan bahan sederhana ini sekaligus mengenalkan pemanfaatan lingkungan sekitar kepada anak.

Serbuk kayu kemudian digunakan untuk membuat kolase. Karya anak mengangkat tema kemaritiman yang dipadukan dengan motif ukir.

Konsep tersebut membuat kegiatan berkarya menjadi lebih dekat dengan lingkungan dan budaya daerah. Anak juga dapat mengenal berbagai potensi yang ada di sekitar mereka melalui kegiatan kreatif.

Orang Tua Ikuti Kegiatan Parenting

Orang tua peserta mengikuti kegiatan parenting di Jepara

Orang tua peserta mengikuti kegiatan parenting sebagai bagian dari rangkaian lomba kolase.

Kegiatan parenting menjadi bagian lain dari rangkaian acara. Orang tua peserta mendapatkan pendampingan dalam kegiatan pengasuhan.

Harimurti mengatakan, kehadiran orang tua menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya anak yang mendapatkan pengalaman, tetapi orang tua juga memperoleh pembelajaran.

Dengan adanya kegiatan parenting, rangkaian acara dapat melibatkan anak dan keluarga secara bersamaan.

Kenalkan Kemaritiman dan Motif Ukir

Bunda PAUD Kabupaten Jepara Laila Saidah Witiarso menyampaikan, kegiatan berkarya memberikan ruang bagi anak untuk belajar dan berekspresi.

Menurutnya, anak perlu mendapatkan kesempatan untuk mencoba berbagai hal. Dari proses tersebut, kreativitas anak dapat berkembang.

Tema kemaritiman dalam motif ukir juga menjadi cara untuk mengenalkan lingkungan dan budaya daerah kepada anak. Pengenalan dilakukan melalui kegiatan yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak.

“Anak membutuhkan kesempatan untuk mencoba, sementara kita hadir untuk memberi semangat dan mengarahkannya,” ujarnya.

Orang Tua Apresiasi Lomba Kolase

Salah satu orang tua peserta, Afi Aulia, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba memberikan kesempatan kepada anak untuk berimajinasi dan membuat kreasi.

“Kegiatan ini sangat bagus untuk anak-anak karena anak-anak bisa berimajinasi dan membuat kreasi sebaik mungkin dengan membuat kolase, dengan serbuk gergaji dengan tema kemaritiman,” ungkapnya.

Melalui lomba kolase Jepara tersebut, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk berkarya menggunakan bahan sederhana. Mereka juga belajar berkonsentrasi, bersabar, dan percaya diri.

Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan tema kemaritiman dan motif ukir kepada anak sejak dini. Dengan dukungan orang tua dan guru, kreativitas anak diharapkan terus berkembang.

Sumber : HMS

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Kebakaran Pabrik di Pengkol Jepara, 10 Mesin Produksi dan Bahan Baku Ikut Terbakar

22 September 2026 - 12:53 WIB

Kebakaran Pabrik di Pengkol Jepara, 10 Mesin Produksi dan Bahan Baku Ikut Terbakar

Patroli Polsek Keling Sasar Bumdes Jlegong, Antisipasi 3C

15 September 2026 - 15:07 WIB

Patroli Polsek Keling di Bumdes Jlegong Jepara

Sri Rahayu Bersama DPMD Karawang Perkuat Kesiapan Pilkades Digital di 11 Desa

7 September 2026 - 14:11 WIB

Apresiasi Kejari Karawang, LPKSM SATRIA Kawal Kasus PT BAS hingga Tuntas

7 September 2026 - 13:21 WIB

Respons Cepat Abu Vulkanik, PSI Karawang Salurkan Masker

7 September 2026 - 12:25 WIB

Audiensi dengan LPKSM SATRIA, Kajari Karawang Bicara Nasib Konsumen Kartika Residence

7 September 2026 - 06:09 WIB

Trending di Daerah